7 Tips Ampuh Merawat Gigi Anak

Dengan gerakan ini sisa makanan yang tersangkut di sela-sela gigi akan terbuang. Jika seseorang tidak bisa terlepas dari mengonsumsi obat, maka solusinya adalah dengan banyak minum air. Tidak hanya air putih, jus buah dan lainnya dapat Anda gunakan, asalkan tidak banyak mengandung gula ataupun zat asam. Jangan lupa ganti sikat gigi tiga bulan sekali atau ketika bulu sikat mulai bengkok atau tidak layak pakai. Tanyakan dokter gigi bagaimana menggunakan sikat gigi yang benar, sehingga kamu tahu cara menggunakannya secara efektif untuk menghilangkan plak ataupun bakteri jahat pada gigi.

Jika anak kita baru mempunyai satu gigi, kita dapat memulainya dengan menggunakan kain kasa untuk membersihkan gigi mereka. Lalu, setelah tumbuh gigi-gigi berikutnya, kita dapat mengajarkan mereka menggunakan sikat gigi. Pengenalan dan perawatan kesehatan gigi secara dini adalah sangat penting, mengingat banyak anak dengan tingkat frekwensi karies atau lubang yang cukup tinggimasih banyak yang belum tertangani. Kelainan pada rongga mulut dapat dideteksi sedini mungkin sehingga dapat dilakukan suatu perawatan sederhana yang memungkinkan anak dapat menerima perawatan gigi. Pengenalan dan perawatan kesehatan gigi anak sejak dini merupakan sesuatu hal yang kadang-kadang menimbulkan rasa kekhawatiran pada setiap ibu.

Cara menjaga kebersihan gigi anak

Dengan sensasi minty orange yang segar di mulut dan tidak mengandung gula serta alkohol sehingga sangat aman untuk anak-anak. Pencegahan menjadi salah satu kunci untuk menjaga kesehatan gigi anak dengan baik. Ada banyak dampak yang ditimbulkan oleh kerusakan pada gigi anak, salah satunya ialah berubahnya bentuk mulut dan tatanan gigi pada saat anak dewasa nanti. Sebaiknya bawalah anak-anak anda ke dokter gigi ketika gigi pertama mulai terlihat. Saat gigi pertama muncul inilah, perawatan gigi anak harus segera dimulai,” ”ujar pria murah senyum kelahiran Duri, Riau, 8 Agustus 1967 itu. Paling tidak, setelah anak minum susu, orang tua dapat memberikan air putih untuk berkumur atau gosok gigi jika memungkinkan.

Tahukah Parents, bayi sebenarnya sudah memiliki sekitar 20 gigi ketika ia baru dilahirkan? Fakta tersebut diungkap dalam artikel ilmiah yang dipublikasikan di Chicago College of Dentistry. Oleh karena itu, menerapkan kebiasaan untuk menjaga kesehatan gigi anak bisa Parents mulai lakukan semenjak dini. Pentingnya menjaga kesehata gigi anak sejak dini harus dibiasakan untuk membersihkan rongga mulut, lidah, dan giginya maka kecil kemungkinan si kecil akan mengalami gigi berlubang. Bukan orang dewasa, anak kecil justru lebih rentan mengalami gigi berlubang.

Cara membersihkannya pun cukup dengan mengelap giginya menggunakan sapu tangan atau handuk kecil yang lembut. Anak kecil memiliki kecenderungan meniru orang-orang sekitarnya, termasuk pengasuh dan orangtua. Nah, Mama dapat memanfaatkannya dengan memberikan contoh menggosok gigi dengan benar. Sehingga, mereka bisa saja bosan, ditambah lagi, mereka cenderung belum mampu memperkirakan durasi 2 menit itu selama apa. Selain itu, kesehatan mulut yang terjaga juga dapat membuat anak makan dengan nyaman dan bicara dengan lancar. Keuntungan membilas mulut dengan obat kumur adalah menjaga napas tetap segar, karena kandungan minyak esensial yang ada mampu menyingkirkan bau tidak sedap.

Bukan lagi menjadi rahasia jika air garam bisa dimanfaatkan untuk meredakan rasa nyeri akibat gigi berlubang. Anda hanya perlu mencampur sedikit garam dalam segelas air hangat lalu gunakan air tersebut untuk berkumur. Supaya hasilnya bisa maksimal, lakukan cara tersebut dua kali dalam sehari. Komitmen tersebut beliau buktikan dengan meraih gelar MPH atau Magister of Public Health di Universitas Gadjah Mada. Aktifitasnya selain sebagai dokter gigi, beliau juga kerap diundang untuk mengisi discussion board seminar nasional.

“Pilihlah sikat gigi yang sesuai ukurannya, tangkai sikat lurus tidak bengkok atau bergelombang, bulu sikat lembut dan lurus. Pilih juga pasta gigi yang mengandung flouride untuk mengembalikan mineral yang hilang akibat asam yang berasal dari plak bakteri,” jabar Tantri. Dikutip dari webmd.com, semakin muda anak diajak ke dokter gigi, semakin terjaga pula giginya hingga dewasa. Ke dokter gigi selain untuk menjaga kesehatan gigi, tentunya juga untuk melihat dan membersihkan plak-plak gigi yang tertinggal, GenBest. Mulai sekarang yuk ajak anak menjaga kebersihan mulut dan gigi si kecil. GenBest dapat membiasakan menggosok gigi di pagi hari setelah bangun tidur dan malam hari sebelum tidur.

Sehingga kesehatan gigi anak dapat terjaga baik,” pesan Ismu dalam sambutan tertulisnya. Sejak anak belum tumbuh gigi, biasakan untuk membersihkan gusinya dari sisa makanan yang menempel disana. Bakteri yang menempel di plak gusi akan menyerang kesehatan gigi susu pertamanya hingga menimbulkan karies gigi. Saat sedang lelah dan ngantuk, mudah untuk melupakan hal kecil seperti menyikat gigi. Namun, Anda tetap perlu menyikat gigi sebelum tidur untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan menghilangkan plak gigi dan bakteri yang ada dalam mulut seharian.

Mulai dengan mencontohkan ke anak bagaimana caranya minum dengan gelas. “Selain itu, anak-anak juga sudah harus mulai belajar menggunakan otot lainnya seperti minum susu dengan gelas dan memegang gelas sendiri,” kata Eriska. Dokter Gigi Anak dan Ketua Peneliti Fakultas Kedokteran Gigi UNPAD, DR. drg.

Walaupun tidak ada jawaban pasti dari pernyataan diatas, karena beberapa ahli memiliki pendapat yang berbeda. Sebagian ahlu merekomendasikan sikat gigi dimulai dari usia 2-3 tahun. Ada pula yang menganjurkan untuk menyikat gigi sejak four gigi pertama anak tumbuh. Jelaskan pada anak, membilas mulut menggunakan obat kumur dapat membantu mengurangi plak dan risiko radang gusi, serta menjaga napas tetap segar. Cara ini bisa dilakukan untuk membangun kesadaran dan mendorong minat anak menjaga kesehatan mulut.